NEWS

Ingat Lagi Bahaya Sinar Lampu Putih di Musim Hujan

Published on 31-10-2017


Penggunaan lampu High Intensity Discharge (HID), yang konon memiliki sinar putih memang bisa membuat tampilan kendaraan lebih mewah. Namun perlu diingat, pada musim hujan seperti ini penggunaan lampu HID justru bisa berbahaya.

Meski terlihat terang dalam cuaca panas. namun ketika berkendaraan di bawah guyuran hujan, sinal putih HID justru lemah. Artinya pancaran sinar tidak sanggup menembus derasnya hujan yang menurunkan visibilitas pengendara.

 

whatsapp-image-2017-10-31-at-22454-pm.jp

Menurut koordinator Autovision di MGK Kemayoran Marco, cahaya putih pada lampu HID memiliki sifat buruk karena memantulkan cahaya saat hujan.

"Saat diguyur hujan atau kabut, sinar putih akan memantul seperti cermin. Kondisi tersebut membuat pengendara akan silau yang membuat jarak pandang makin terganggu," ujar Marco beberapa waktu kepada KompasOtomotif

Menurut Marco, lampu kuning justru memiliki pancaran sinar yang baik untuk menembus hujan atau kabut. Sedangkan secara intensitas cahaya, yang baik kisaran di 3.000 sampai 5.000 kelvin.

Di bawah 5.000 kelvin cahaya biasanya kuning pijar sampai mendekati clear. Namun bila sudah diatas 6.000 kelvin maka sinarnya berwarna putih.

Hal serupa juga sudah pernah disampaikan Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM). Menurutnya, dalam kondisi hujan kabut sinar putih HID akan cenderung kalah dengan lingkungan sekitar. "Lampu berwarna kuning masih bisa memberikan visibilitas yang baik, paling tidak bisa sebagai penanda untuk kendaraan lain dari arah depan." ucap Iwan.

Source

STAY CONNECTED WITH US